Transfer Harrison Armstrong: Moyes Tolak Lepas Bintang Muda
admin
Transfer Harrison Armstrong menjadi sorotan utama dalam bursa transfer Premier League musim panas ini setelah David Moyes buka suara soal masa depan gelandang muda Everton itu. Manajer asal Skotlandia tersebut menegaskan bahwa keputusan menjual pemain berusia 19 tahun itu ke Nottingham Forest adalah keputusan klub. Meski begitu, Moyes secara pribadi mengaku lebih ingin mempertahankan Armstrong, yang kabarnya telah menjadi target utama Forest dengan tawaran dilaporkan mencapai £40 juta.
Pernyataan ini disampaikan Moyes usai timnya bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth, di mana Armstrong tampil penuh selama 90 menit. Situasi ini menghadirkan dilema besar bagi Everton dan menjadikan Armstrong salah satu nama yang paling banyak dibicarakan dalam bursa transfer. Sementara itu, Nottingham Forest juga tengah bergerak cepat dengan mencapai kesepakatan transfer Daniel Muñoz dari Crystal Palace senilai £22 juta, yang bakal menjalani tes medis dalam beberapa hari ke depan.
Moyes Angkat Bicara soal Transfer Harrison Armstrong
Moyes awalnya enggan berkomentar banyak saat ditanya mengenai tawaran yang masuk untuk Armstrong. “Saya tahu ada tawaran yang masuk, tapi saya rasa tidak banyak lagi yang bisa saya katakan soal ini,” ujarnya. “Ini bukan pertanyaan yang tepat untuk saat ini, ini akan menjadi keputusan klub.”
Sebelumnya, Moyes memang berulang kali mengisyaratkan kecemasannya terhadap minimnya aktivitas belanja Everton pada bursa transfer musim panas ini. Dia menilai skuad yang dimilikinya saat ini tidak cukup besar untuk bersaing. “Saya sudah mengatakan bahwa kami butuh penguatan dan semoga kami bisa melakukannya. Kami punya fondasi yang bagus. Mari berharap kami bisa membangun di atasnya,” jelas Moyes.
Sikap Moyes pada Sabtu lalu tidak berubah setelah ia menegaskan bahwa Everton tidak boleh kehilangan pemain kunci. “Saya rasa kami tidak mampu kehilangan pemain mana pun, tentu saja bukan pemain terbaik kami,” kata Moyes. “Klub yang menentukan banyak hal mengenai ini dan kita akan lihat bagaimana beberapa hari ke depan berjalan,” tambahnya.
Reaksi Suporter dan Sikap Moyes
Suporter Everton yang bertandang ke Bournemouth melontarkan nyanyian bernada peringatan, menyebut akan ada kerusuhan jika Armstrong sampai dijual. Moyes, yang ditanya soal reaksi tersebut, merespons dengan pernyataan yang menegaskan identitasnya. “Saya akan bilang, manajer ini adalah suporter Everton,” katanya dengan tegas.
Moyes juga menekankan pentingnya mendengarkan suara para pendukung. “Kamu harus selalu mempertimbangkan suporter. Suporter tidak selalu salah,” ujarnya. Namun, ia juga memahami bahwa dalam sepak bola modern, ada kalanya keputusan sulit harus diambil oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan penuh di klub.
Dia lalu mencontohkan Bryan Gray, yang pernah berada di Preston North End, dan Sir Philip Carter, yang menjabat di Everton ketika ia pertama kali datang. “Tidak semua keputusan selalu populer, dan kadang mereka harus melakukannya dengan alasan yang berbeda,” jelasnya. “Ini seperti manajer yang harus mengambil keputusan soal pemain, tetapi kad
Transfer Harrison Armstrong menjadi sorotan utama dalam bursa transfer Premier League musim panas ini setelah David Moyes buka suara soal masa depan gelandang muda Everton itu. Manajer asal Skotlandia tersebut menegaskan bahwa keputusan menjual pemain berusia 19 tahun itu ke Nottingham Forest adalah keputusan klub. Meski begitu, Moyes secara pribadi mengaku lebih ingin mempertahankan Armstrong, yang kabarnya telah menjadi target utama Forest dengan tawaran dilaporkan mencapai £40 juta.
Pernyataan ini disampaikan Moyes usai timnya bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth, di mana Armstrong tampil penuh selama 90 menit. Situasi ini menghadirkan dilema besar bagi Everton dan menjadikan Armstrong salah satu nama yang paling banyak dibicarakan dalam bursa transfer. Sementara itu, Nottingham Forest juga tengah bergerak cepat dengan mencapai kesepakatan transfer Daniel Muñoz dari Crystal Palace senilai £22 juta, yang bakal menjalani tes medis dalam beberapa hari ke depan.
Moyes Angkat Bicara soal Transfer Harrison Armstrong
Moyes awalnya enggan berkomentar banyak saat ditanya mengenai tawaran yang masuk untuk Armstrong. “Saya tahu ada tawaran yang masuk, tapi saya rasa tidak banyak lagi yang bisa saya katakan soal ini,” ujarnya. “Ini bukan pertanyaan yang tepat untuk saat ini, ini akan menjadi keputusan klub.”
Sebelumnya, Moyes memang berulang kali mengisyaratkan kecemasannya terhadap minimnya aktivitas belanja Everton pada bursa transfer musim panas ini. Dia menilai skuad yang dimilikinya saat ini tidak cukup besar untuk bersaing. “Saya sudah mengatakan bahwa kami butuh penguatan dan semoga kami bisa melakukannya. Kami punya fondasi yang bagus. Mari berharap kami bisa membangun di atasnya,” jelas Moyes.
Sikap Moyes pada Sabtu lalu tidak berubah setelah ia menegaskan bahwa Everton tidak boleh kehilangan pemain kunci. “Saya rasa kami tidak mampu kehilangan pemain mana pun, tentu saja bukan pemain terbaik kami,” kata Moyes. “Klub yang menentukan banyak hal mengenai ini dan kita akan lihat bagaimana beberapa hari ke depan berjalan,” tambahnya.
Reaksi Suporter dan Sikap Moyes
Suporter Everton yang bertandang ke Bournemouth melontarkan nyanyian bernada peringatan, menyebut akan ada kerusuhan jika Armstrong sampai dijual. Moyes, yang ditanya soal reaksi tersebut, merespons dengan pernyataan yang menegaskan identitasnya. “Saya akan bilang, manajer ini adalah suporter Everton,” katanya dengan tegas.
Moyes juga menekankan pentingnya mendengarkan suara para pendukung. “Kamu harus selalu mempertimbangkan suporter. Suporter tidak selalu salah,” ujarnya. Namun, ia juga memahami bahwa dalam sepak bola modern, ada kalanya keputusan sulit harus diambil oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan penuh di klub.
Dia lalu mencontohkan Bryan Gray, yang pernah berada di Preston North End, dan Sir Philip Carter, yang menjabat di Everton ketika ia pertama kali datang. “Tidak semua keputusan selalu populer, dan kadang mereka harus melakukannya dengan alasan yang berbeda,” jelasnya. “Ini seperti manajer yang harus mengambil keputusan soal pemain, tetapi kad
AUTHOR
admin