,

Djed Spence Kian Dekat ke Inter, Tottenham Siap Lepas


Djed Spence semakin dekat dengan pintu keluar Tottenham Hotspur. Klub asal London Utara itu dikabarkan siap melepas bek sayap berusia 26 tahun tersebut ke Inter Milan dengan banderol sekitar €30 juta atau setara £25,6 juta. Negosiasi antara kedua klub masih terus berjalan, tetapi kesepakatan disebut-sebut tinggal menunggu waktu.

Kepindahan ini menjadi perkembangan penting bagi Inter yang tengah berburu pengganti Denzel Dumfries, pemain yang hengkang ke Real Madrid pada bursa musim panas ini. Di sisi lain, Tottenham sedang menjalani perombakan skuad besar-besaran dengan belanja mencapai hampir £240 juta untuk pemain anyar musim ini. Spence sendiri dikabarkan tertarik bergabung dengan juara bertahan Serie A tersebut, dan soal gaji pribadi diprediksi tidak menjadi penghambat.

Djed Spence ke Inter: Negosiasi Biaya Transfer Masih Berjalan

Menurut laporan yang beredar, pembicaraan antara Tottenham dan Inter mengenai nilai transfer Spence masih terus berlangsung. Inter membutuhkan sosok baru di lini belakang setelah ditinggal Dumfries yang bergabung dengan Real Madrid, sementara Tottenham bersedia melepas pemain yang sudah tidak masuk rencana utama. Kabar baiknya, kesepakatan soal kontrak pribadi tidak menjadi kendala berarti.

Kesepakatan diperkirakan akan tercapai dengan nilai yang hanya sedikit lebih tinggi dari £20 juta yang dibayarkan Tottenham saat merekrut Spence dari Middlesbrough pada 2022. Dengan kata lain, Inter bisa mendapatkan pemain yang pernah tampil sebagai starter di Piala Dunia dengan harga yang relatif wajar. Jika semua berjalan lancar, transfer ini berpotensi diumumkan dalam waktu dekat.

Spence sendiri disebut-sebut sangat antusias menyambut peluang pindah ke Inter. Di bawah asuhan Roberto De Zerbi di Tottenham, ia memang kalah bersaing dengan Destiny Udogie dan Pedro Porro yang diprediksi menjadi pilihan utama di posisi bek sayap musim ini. Pindah ke Inter pun menjadi kesempatan untuk tampil reguler di klub sebesar juara bertahan Serie A.

Kronologi: Dari Starter Piala Dunia ke Pelapis di Tottenham

Musim lalu sebenarnya menjadi musim yang menjanjikan bagi Spence. Ia tercatat tampil sebagai starter dalam empat pertandingan Piala Dunia, termasuk saat semifinal melawan Argentina. Namun di level klub, statusnya justru semakin tergeser.

Pada awal musim lalu, Spence menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun di Tottenham, menandakan bahwa ia masih masuk dalam rencana jangka panjang klub. Akan tetapi, kedatangan Andy Robertson dari Liverpool mengubah segalanya. Bek asal Inggris itu pun semakin terpuruk dalam hierarki pemain di posisinya.

Alih-alih bertahan dan menghabiskan waktu di bangku cadangan, Spence memilih mencari tantangan baru di Italia. Ia diyakini ingin kembali merasakan menit bermain yang rutin, sesuatu yang sulit ia dapatkan di Tottenham. Bergabung dengan Inter pun menjadi langkah logis untuk menghidupkan kembali kariernya.

Dampak Transfer Djed Spence bagi Inter, Tottenham, dan Spence

Transfer Djed Spence ke Inter memberikan dampak yang berbeda-beda bagi ketiga pihak. Bagi Inter, kedatangan pemain berusia 26 tahun itu akan menambal posisi bek kanan yang ditinggalkan Dumfries. Dengan biaya yang hanya sedikit di atas £20 juta, Inter mendapatkan pemain berlabel internasional dengan harga yang masih masuk akal.

  • Inter: mendapatkan pengganti Dumfries dengan biaya yang relatif efisien.
  • Tottenham: merampingkan skuad sekaligus mengembalikan sebagian dana belanja.
  • Spence: membuka babak baru karier di klub sekelas Inter Milan.

Bagi Tottenham, penjualan pemain ini membantu keseimbangan keuangan setelah klub menggelontorkan dana sangat besar sepanjang bursa transfer musim panas ini. Selain itu, melepas pemain yang tidak masuk rencana utama juga menjadi cara yang sehat untuk menjaga harmoni ruang ganti. Spurs tercatat sudah menghabiskan hampir £240 juta, termasuk memboyong Sandro Tonali dengan rekor klub £92,5 juta.

Sementara bagi Spence, pindah ke Inter adalah peluang emas untuk kembali menunjukkan kualitas terbaiknya. Atmosfer kompetitif di Serie A serta kepercayaan dari klub sebesar Inter bisa mengangkat performanya ke level yang lebih tinggi. Jika berhasil, bukan tidak mungkin ia kembali diperhitungkan untuk membela tim nasional Inggris.

Kabar Transfer Lain: Romero, Van de Ven, dan Aktivitas Crystal Palace

Inter sebenarnya juga sempat menjalin pembicaraan dengan Tottenham terkait Cristian Romero. Namun, bek asal Argentina itu dikabarkan akan bergabung dengan Atlético Madrid dengan nilai transfer sekitar €40 juta. Meski kesepakatan final belum tercapai, Romero diyakini akan berkarier di La Liga pada musim ini, mengabaikan ketertarikan dari sejumlah klub lain, termasuk Arsenal.

Kabar Spence ini muncul di tengah aktivitas transfer Tottenham yang luar biasa sibuk. Pada hari Senin, Spurs mengonfirmasi bahwa Micky van de Ven telah menandatangani kontrak baru berdurasi lima tahun. “Arah yang ingin dituju klub ini sudah jelas dan saya ingin menjadi bagian dari itu. Saya antusias dengan apa yang akan datang,” ujar bek asal Belanda tersebut.

Sementara itu, Crystal Palace tengah bernegosiasi untuk memboyong kembali Evann Guessand dari Aston Villa dengan status pinjaman satu musim. Penyerang asal Pantai Gading itu menghabiskan paruh kedua musim lalu di Selhurst Park dan ikut mempersembahkan gelar Conference League pada bulan Mei. Namun, sebelumnya Palace sempat memilih untuk tidak mengambil opsi permanen atas pemain tersebut pada awal musim panas.

Selain Guessand, Palace juga disebut-sebut bakal mengamankan dua penandatanganan lain, yaitu Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise senilai £21 juta dan Zavier Gozo dari Real Salt Lake sebesar £11 juta. Aksi belanja ini menunjukkan ambisi klub London selatan itu untuk tampil lebih kompetitif musim depan. Dengan begitu, bursa transfer musim panas tahun ini memang diwarnai pergerakan besar dari banyak klub Eropa.

Dengan negosiasi yang tinggal selangkah lagi, transfer Djed Spence ke Inter Milan menjadi salah satu kabar yang paling dinantikan di penghujung bursa musim panas ini. Jika tidak ada kendala berarti, bek sayap asal Inggris itu bisa segera diperkenalkan sebagai pemain baru Inter. Tentu saja, publik tinggal menunggu pengumuman resmi dari kedua klub.

Bagi Spence, keputusan ini bisa menjadi titik balik karier yang sempat meredup di Inggris. Dengan kesempatan tampil lebih banyak di kompetisi elite Eropa, ia punya segalanya untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak diperhitungkan. Kini, semua mata tertuju pada bagaimana kedua klub menyelesaikan kesepakatan finalnya.