,

Manchester City Bidik Manu Koné untuk Perkuat Lini Tengah


Manchester City dikabarkan menjadikan gelandang Roma, Manu Koné, sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah musim depan. Enzo Maresca disebut sangat mengagumi gaya bermain Koné yang dinamis, sehingga ia menjadi prioritas di bursa transfer musim panas ini. Pemain berusia 25 tahun itu diperkirakan bisa ditebus dengan nilai sekitar £50 juta.

Ketertarikan ini muncul di tengah aktivitas transfer Manchester City yang sangat padat. Klub asal Manchester itu sebelumnya sudah membeli Elliot Anderson sebesar £116 juta dan tengah mendekati kesepakatan £85 juta untuk merekrut Ayyoub Bouaddi dari Lille. Dengan demikian, Koné berpotensi menjadi tambahan berikutnya dalam rencana besar Maresca membangun skuad yang lebih kompetitif.

Manu Koné, Target Baru Manchester City di Lini Tengah

Koné bukan nama asing di pentas sepak bola Eropa. Pada Piala Dunia lalu, ia tampil mengesankan bersama Timnas Prancis dan bermain dalam lima dari delapan pertandingan yang dijalani Les Bleus. Yang lebih menarik, Prancis memenangkan keempat laga saat Koné diturunkan sebagai starter.

Catatan itu membuktikan bahwa kehadiran Koné mampu memberi dampak positif bagi timnya. Jika resmi bergabung ke Manchester City, ia akan membawa pengalaman level elite yang sangat dibutuhkan skuad Maresca. Apalagi, City kini harus beradaptasi tanpa kehadiran Rodri yang telah dijual ke Barcelona dengan nilai sekitar £65 juta pada Selasa lalu.

Dengan banderol sekitar £50 juta, Koné dinilai sebagai opsi yang masuk akal di tengah mahalnya harga pemain di bursa saat ini. Ia bukan pemain muda yang butuh waktu lama beradaptasi, melainkan gelandang yang sudah teruji di kompetisi tingkat atas. Perpaduan usia, pengalaman, dan gaya bermainnya membuatnya cocok dengan kebutuhan City.

Perombakan Besar di Tengah Bursa Transfer Panas

City memang tengah melakukan perombakan cukup besar di lini tengah musim panas ini. Beberapa pemain sudah resmi bergabung, sementara sejumlah lainnya masih dalam proses negosiasi. Berikut rangkuman aktivitas transfer yang bisa dicatat dari laporan yang beredar:

  • Elliot Anderson resmi dibeli dengan nilai £116 juta.
  • Ayyoub Bouaddi tengah dalam proses transfer dari Lille senilai £85 juta.
  • Rodri dilepas ke Barcelona dengan nilai sekitar £65 juta.
  • Tijjani Reijnders dijual ke Al-Qadsiah sekitar £51 juta.

Anderson sendiri merupakan pilihan utama Timnas Inggris di Piala Dunia bersama Declan Rice. Ia juga sudah menjalani debut Premier League bersama Newcastle sejak 2021, sehingga pengalamannya di kompetisi domestik tidak perlu diragukan. Sementara itu, Bouaddi yang masih berusia 18 tahun memang masih minim jam terbang, tetapi potensinya dinilai sangat besar.

Soal pemain yang pergi, kabar terbaru menyebut Nico González berpotensi menyusul Reijnders sebelum 1 September. Gelandang bertahan itu bisa menjadi kehilangan lain bagi City jika benar-benar hengkang. Namun, dengan banyaknya pemain baru yang datang, Maresca tampaknya tetap punya cukup opsi untuk mengarungi musim mendatang.

Dampak Penjualan Rodri dan Rencana Enzo Fernández

Kepergian Rodri menjadi pukulan terbesar bagi lini tengah Manchester City. Sebagai kapten Timnas Spanyol yang membawa negaranya juara Piala Dunia, perannya di lapangan sulit digantikan begitu saja. Karena itu, kedatangan pemain sekaliber Koné bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga keseimbangan tim.

Selain membidik Koné, City juga masih berniat mengajukan tawaran resmi untuk Enzo Fernández dari Chelsea. Hanya saja, ada perbedaan pandangan soal harga antara kedua klub. City menilai Enzo Fernández tidak sepadan dengan banderol £120 juta yang dipasang Chelsea, sehingga mereka tampaknya ingin menawar lebih rendah.

Situasi ini membuat Koné menjadi opsi yang jauh lebih realistis secara finansial. Dengan banderol sekitar £50 juta, City bisa mendapatkan gelandang berpengalaman tanpa harus memaksakan diri mengeluarkan dana terlalu besar. Jika negosiasi berjalan mulus, City akan memiliki lini tengah yang lebih seimbang antara pengalaman dan energi muda.

Negosiasi dengan Tottenham Soal Savinho dan Marmoush

Tak hanya soal pemain masuk, Manchester City juga masih bernegosiasi dengan Tottenham Hotspur untuk melepas dua pemain sekaligus. Savinho dan Omar Marmoush digabung dalam satu paket kesepakatan senilai sekitar £150 juta. Sebelumnya, Savinho memang sempat dikaitkan dengan Spurs, dan kini nama Marmoush muncul sebagai target anyar pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi.

De Zerbi dikabarkan meyakini bahwa kedua pemain tersebut akan menambah kedalaman skuadnya. Savinho dinilai bisa memberikan opsi baru di lini serang, sementara Marmoush diharapkan mampu menjadi tambahan daya gedor bagi timnya. Ketertarikan ini menjadi sinyal bahwa Tottenham serius ingin mengamankan jasa keduanya.

Meskipun belum ada kesepakatan final, negosiasi dikabarkan berjalan cukup baik. Jika kedua belah pihak mencapai kata sepakat, City akan mengantongi dana segar sekitar £150 juta yang bisa digunakan untuk belanja pemain baru. Ini menjelaskan mengapa City bergerak agresif di bursa transfer musim panas ini.

Musim panas ini menjadi periode transisi yang penuh dinamika bagi Manchester City. Sejumlah pemain hengkang, termasuk Rodri dan Reijnders, tetapi Manu Koné, Anderson, dan Bouaddi menjadi jawaban atas kebutuhan lini tengah yang ditinggalkan mereka. Dengan jendela transfer yang masih berlangsung hingga 1 September, keputusan soal Enzo Fernández serta negosiasi dengan Tottenham akan menjadi penentu arah skuad Maresca musim depan. Yang jelas, City tidak setengah-setengah dalam merombak tim demi tetap kompetitif di semua ajang.